Tanjungpinang, mejaredaksi – Menyambut HUT ke-80 Republik Indonesia, Polresta Tanjungpinang bersama Bulog Tanjungpinang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga sembako di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung mulai 8 hingga 10 Agustus 2025 di Kelurahan Tanjung Unggat, Kecamatan Bukit Bestari.
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Hamam Wahyudi, mengatakan GPM merupakan bentuk sinergi Polri dan Bulog dalam mengantisipasi lonjakan harga menjelang hari kemerdekaan.
“Beras SPHP 5 kilogram kita jual hanya Rp57 ribu, lebih murah dari harga pasar yang tembus Rp60 ribuan. Begitu juga dengan Minyakita 2 liter seharga Rp15 ribu dan gula pasir Rp14 ribu per kilogram,” jelasnya, Jumat (8/8/2025).
Selain menyediakan harga di bawah HET, semua produk GPM dijamin berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kombes Hamam juga berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan digelar di berbagai lokasi lain di Tanjungpinang.
“Silakan masyarakat datang ke stand-stand GPM. Ini bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga daya beli dan memperingati kemerdekaan dengan cara yang bermanfaat,” ujarnya.
GPM menjadi salah satu upaya kepolisian mendekatkan diri ke masyarakat melalui aksi nyata di sektor pangan, bukan hanya pengamanan.











