
Tanjungpinang, mejaredaksi – Sepanjang Januari sampai April 2024, retribusi sampah yang berhasil diraup oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang baru mencapai angka Rp.300 juta.
Kepala DLH Tanjungpinang, Ahmad Yani mengatakan, target pendapatan dari retribusi sampah pada tahun 2024 ini senilai Rp.4 Miliar.
“Rp300 juta ini dari hasil retribusi sampah, hasil jual kompos, serta toilet. Itu semua masuk ke capaian retribusi kita,” kata Ahmad Yani, Kamis (9/5).
Kecilnya nilai retribusi sampah ini, menurut Ahmad Yani disebabkan kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat untuk akan membayar retribusi sampah.
Kondisi ini, kata Ahmad Yani seperti di tahun 2023. Di tahun tersebut, retribusi sampah hanya terealisasi 60 persen dari target senilai Rp.4 miliar per tahun.
“Untuk tahun 2024 ini kita tetap optimis dan berusaha dapat tercapai sesuai target. Kita juga sudah melakukan sosialisasi di perumahan-perumahan tingkat kelurahan,” ungkapnya.
Sehingga, Ahmad Yani menyampaikan warga perlu memiliki kesadaran untuk membayar retribusi sampah. Sebab, nantinya retribusi itu akan digunakan untuk membangun Tanjungpinang.
“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, petugas kita siap mengangkat sampah dengan tidak mengenal hari libur,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful











