Tanjungpinang, mejaredaksi – Kabupaten Bintan bersiap menjadi daerah berikutnya yang memiliki Sekolah Rakyat rintisan di Provinsi Kepulauan Riau. Langkah ini menyusul keberhasilan program serupa yang telah berjalan di Tanjungpinang, Natuna, dan Anambas, sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kepri, Mahadi Rahman, menjelaskan bahwa keberadaan sekolah rakyat rintisan menjadi syarat utama agar suatu daerah bisa diprioritaskan pemerintah pusat dalam pembangunan sekolah rakyat permanen.
“Supaya cepat realisasinya, memang setiap kabupaten/kota harus memulai dari sekolah rintisan terlebih dahulu,” ujar Mahadi, Minggu (26/10/2025).
Mahadi menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Sosial, daerah yang telah memiliki sekolah rintisan akan menjadi skala prioritas untuk mendapatkan bantuan pembangunan secara permanen.
Sementara itu, anggaran pembangunan dan rehabilitasi gedung yang digunakan sebagai sekolah rakyat akan ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Kalau ada gedung yang bisa dipakai, nanti pusat yang merehab atau membangun kembali. Jadi banyak keuntungannya kalau daerah segera memulai rintisan ini,” tambahnya.
Pembangunan sekolah rakyat rintisan di Kabupaten Bintan diharapkan segera terealisasi dalam waktu dekat. Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan seluruh kabupaten/kota di wilayahnya memiliki sekolah rakyat agar pemerataan pendidikan benar-benar terwujud.
“Mudah-mudahan ke depan semua daerah di Kepri sudah punya sekolah rakyat. Karena ini untuk membantu masyarakat kurang mampu,” pungkas Mahadi.












