
Tanjungpinang, MR – Soal video aktivitas ganti kemasan beras Bulog di Tanjungpinang yang beredar di kanal Youtube, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Tanjungpinang AKP M Darma Ardiyaniki menegaskan itu adalah settingan.
“Itu settingan,” kata Darman di Tanjungpiang, Rabu (18/10/2023).
Terkait ini, pihaknya diakui Darma telah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui soal beredarnya video tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia, video tersebut dibuat oleh lima orang karyawan gudang beras CV Adil Mitra Sembada, yang terletak di Jalan DI Panjaitan Tanjungpinang.
Proses mengganti kemasan beras Bulog ke kemasan lain ditegaskan Darma hanyalah sandiwara.
“Memang video oplos itu buatan karyawan itu sendiri, dilatarbelakangi oleh permasalahan internal yaitu gaji karyawan,” terangnya.
Setidaknya ada lima orang karyawan yang ikut terlibat atas pembuatan video ini. Kelima orang itu telah diperiksa, termasuk pemilik gudang dan karyawan lainnya.
“Selain itu, kami juga mendapat informasi bahwa sudah ada kesepakatan di Disnaker, sehingga nanti kami akan dalami terlebih dahulu terkait kasus tersebut,” ungkap Darma.
Pihakya dia sebut telah melakukan penyelidikan dengan mendatangi gudang beras tersebut, usai menerima aduan dari pemilik gudang.
Dari hasik pemeriksaan, pembuatan video ini dipicu masalah internal perusahaan antara karyawan.
“Permasalahan ini, dilatarbelakangi masalah internal seperti gaji karyawan, informasi kami dapat sudah ada kesepakatan dari Disnaker. Nanti setelah gelar perkara kami sampaikan detailnya,” tegasnya.
Diketahui, Video berdurasi tiga menit ini menunjukkan para pekerja yang sibuk memindahkan beras premium Bulog ke kemasan yang berbeda, termasuk merek seperti Sunkist dan Anak Terbang. Video ini telah beredar di platform Youtube. (*)
Penulis: M Ismail
Editor: Andri






