
Tanjungpinang, MR – Terhitung sejak 14 Januari 2020 hingga hari ini, baru 70 persen dari 2.915 Tenaga Kesehatan (Nakes) di Tanjungpinang yang sudah melakukan penyuntikan vaksin corona dosis pertama.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang, Nugraheni mengatakan awalnya target penyelesaian vaksinasi dosis pertama bagi Nakes di Tanjungpinang pada 31 Januari 2020 yang lalu.
Namun, lantaran tanggal target tersebut hari libur, pihak Dinkes Tanjungpinang terpaksa menunda dan menetapkan pada Selasa (2/2/2021) yang lalu. Kata Nugraheni, atas surat edaran Gubernur Kepri, target vaksinasi kembali diperpanjang hingga Minggu (7/2/2021) mendatang.
“Belum selesai, baru 70%. Target tanggal 7 Febuari, karena persentase vaksinasi Nakes di Kepri masih rendah maka atas edaran Gubernur target kembali diperpanjang,” ujarnya, Kamis (4/2/2021) siang.
Saat ini, lanjut Nugraheni masih ada sekitar 1.000an lebih Nakes yang akan menjalani vaksinasi dosis pertama. Angka tersebut, kata dia tersmasuk 453 Nakes yang tidak bisa menjalani vaksinasi.
“Dari 453 tersebut tidak semuanya juga yang tidak bisa divaksin karena, ada yang lagi hamil, sakit, sedang menyusui. Jadi sekitar 500an yang belum,” ungkapnya.
Dirinya mengakui, guna mencapai target pada 7 Febuari 2020 mendatang, pihak Dinkes merubah sistem vaksinasi dengan cara merata, kepada seluruh Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang sudah ditentukan, yang tidak lagi berpedoman pada tempat Nakes bekerja.
“Termasuk Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sekarang sudah buka jalur baru untuk vaksinasi Nakes dari Faskes lain,” tukasnya.(red)








