Batam, mejaredaksi – Setelah tiga hari pencarian intensif, korban terjatuh dari Jembatan 3 Barelang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Setia Budi (24) ditemukan pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, berjarak kurang lebih 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi awal kejadian.
Korban pertama kali dilaporkan terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam, pada Rabu malam, 18 Februari 2026. Informasi tersebut diterima Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang pada pukul 20.14 WIB dari Bakamla Batam.
Menindaklanjuti laporan itu, enam personel Pos SAR Batam langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Tim yang terlibat terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Polairud Polda Kepri, serta Polsek Bulang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan proses pencarian dilakukan secara maksimal dengan menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian.
“Tim SAR gabungan melakukan pencarian secara intensif sejak laporan diterima. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada hari ketiga pencarian, meskipun dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Fazzli.
Ia menambahkan, setelah ditemukan, korban segera dievakuasi menuju RS Bhayangkara Polda Kepri untuk penanganan lebih lanjut.
“Dengan telah ditemukannya korban, operasi SAR resmi kami tutup. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat serta masyarakat yang turut membantu proses pencarian,” tambahnya.
Sebelumnya, dari hasil koordinasi awal (precomm-excomm) bersama keluarga, diketahui korban sempat mengalami perselisihan dengan pasangannya sebelum insiden terjadi. Namun, pihak berwenang masih mendalami kronologi lengkap kejadian tersebut.
Operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 12.00 WIB setelah dilakukan debriefing seluruh unsur yang terlibat. Seluruh personel kembali ke satuan masing-masing.












