Batam, mejaredaksi – Polda Kepulauan Riau menghadirkan suasana berbeda jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Bukan hanya fokus pada pengamanan, institusi kepolisian ini memilih membangun ruang dialog lewat Silaturahmi dan Dialog Lintas Agama 2025 yang digelar di Hotel Golden View Bengkong, Kamis (27/11/2025).
Langkah ini dinilai sebagai strategi “soft approach” untuk memperkuat stabilitas keamanan daerah melalui penguatan toleransi.
Acara tersebut dihadiri Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Anom Wibowo, para pejabat utama Polda Kepri, perwakilan Polresta Barelang, serta berbagai tokoh dari organisasi lintas agama.
Hadir pula Ketua Umum DPP MUKI Djasarmen Purba, Wakil Ketua FKUB Kepri Suyono, Pembina Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Kepri Sahat Sihombing, Ketua PGIW Kepri Pdt. Sabar Brahmana, dan Ketua Panitia Ivan Manurung.
Dalam sambutannya, Ivan Manurung menyampaikan apresiasi kepada Polda Kepri yang dianggap berhasil menghadirkan ruang dialog untuk merawat kerukunan.
“Kerukunan yang selama ini terpelihara harus terus dijaga. Kami dari MUKI Kepri siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga Kamtibmas, terutama menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo menegaskan bahwa Kepri termasuk daerah dengan tingkat toleransi tinggi. Ia menyampaikan apresiasi kepada MUKI dan seluruh tokoh agama yang selama ini aktif membangun jembatan persaudaraan.
“Sekalipun berbeda, kita tetap satu dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” tegasnya.
Lebih jauh, Wakapolda mengingatkan bahwa tantangan sosial di Kepri, terutama pengangguran akibat urbanisasi, membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
“Dialog ini harus menjadi energi baru untuk menjaga Kepri tetap aman, nyaman bagi investasi, dan kondusif bagi pembangunan,” tambahnya dengan nada optimistis.
Pada puncak acara, tokoh lintas agama membacakan Komitmen Bersama yang menegaskan sikap menolak provokasi, intoleransi, serta ujaran kebencian, sekaligus mendukung Polri dalam menjaga keamanan wilayah.
Melalui kegiatan ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk terus merangkul semua unsur masyarakat demi menciptakan suasana damai dan harmonis di Kepulauan Riau.






