
Bintan, MR– Maraknya pemberitaan terkait kelangkaan oksigen medis untuk kebutuhan pasien covid-19, membuat rumah sakit dan masyarakat di sejumlah daerah di tanah air resah dalam sepekan terakhir. Namun untuk warga Tanjungpinang dan Bintan tidak perlu resah karena ketersediaan dan produksi oksigen untuk seluruh rumah sakit di kedua wilayah tersebut masih mencukupi alias aman.
Menurut ketua tim satgas pagan dinas perdagangan Bintan, Setia Kurniawan, dua stasiun pengisian oksigen yang ada di Bintan saat ini mampu memproduksi hingga 850 tabung per hari.
“Jadi kebutuhan oksigen seluruh rumah sakit yang ada di Bintan dan Tanjungpinang rata-rata per hari 300-400 tabung per hari. jika terjadi kejadian luar biasa dua stasiun ini mampu memproduksi 850 tabung per hari,” ujar Setia kurniawan saat meninjau stasiun pengisian oksigen PT Indogas Sukses Abadi Pulau Bintan, Rabu (7/7/2021).
Setia Kurniawan menambahkan, maningkatnya permintaan oksigen dari rumah sakit saat ini, terjadi sedikit kendala dan anntinya akan disampaikan ke satgas.
“Kendalanya saat ini hanya reload tabung oksigen dari rumah sakit ke stasiun yang terlambat, bisa jadi dari tenaga rumah sakit yang terbatas, mudah-mudhan nanti bisa diatasi” tambahnya.
Selain meninjau stasiun pengisian oksigen medis, tim satgas pangan dinas perdagangan Bintan juga melakukan pengecekan harga oksugen medis tersebut.
“Untuk harga hingga saat ini tidak mengalami kenaikan, per tabung ukuran 6 meter kubik dihargai Rp 110 ribu,” tutupnya. Red












