
Lingga, MR – Satpolairud Polres Lingga menggelar pelatihan SAR (Search And Rescue) yang diikuti oleh Satuan Karya Pramuka (Saka) Bhayangkara Kwarcab Lingga, Minggu (17/9/2023).
Kegiatan pelatihan diikuti sebanyak 35 anggota Saka Bhayangkara, digelar di Mako Satpolairud Polres Lingga yang berada di Jagoh, Kabupaten Lingga.
Para peserta dibekali kemampuan mencari, menolong, dan menyelamatkan jiwa manusia yang hilang, khususnya pada musibah dalam pelayaran dan bencana alam banjir.
Kasat Polairud Polres Lingga, AKP Ardian, mengatakan pelatihan ini sangat berguna untuk meningkatkan kemampuan dalam pencarian, pertolongan, dan penyelamatan jiwa manusia, khususnya saat berada di air.
“Kami senang sekali didatangi adik-adik Pramuka dari Saka Bhayangkara Kwarcab Lingga yang ingin belajar tentang SAR guna membantu orang-orang yang sangat membutuhkan pertolongan,” katanya.
Ia menambahkan jika terdapat beberapa pengetahuan yang harus dimiliki ketika seseorang akan melakukan penyelamatan di air.
“Untuk bisa menjadi seorang penyelamat yang mampu melakukan tugas penyelamatan di air, syarat wajib yang harus dimiliki adalah bisa berenang, berani, punya niat menolong, sehat jasmani, dan rohani,” kata Ardian memberi arahan.
Selain itu, orang yang melakukan penyelamatan juga harua percaya diri dan mempunyai kemampuan untuk menolong.
Selain melatih tehnik penyelamatan, Polairud Polres Lingg juga memperkenalkan beberapa jenis alat keselamatan dalam pelayaran.
Perkenalan alat keselamatan pelayaran ini dibarengi dengan teori dan praktik penggunaannya.
Di antaranya cara penggunaan dayung serta memindahkan perahu karet yang benar.
Iptu Made Sandiasa, Kasat Binmas Polres Lingga sekaligus Pimpinan Saka Bhayangkara Kwarcab Lingga mengatakan, pelatihan penyelamatan di air merupakan langkah tepat bagi anggota Pramuka untuk mendapat pengetahuan dan keterampilan dasar pertolongan.
“Ini jadi modal bagi anggota Pramuka untuk dapat mengetahui bagaimana menangani korban, menghadapi kondisi alam yang ekstrim dan menghindari bahaya yang ada di sekitar serta hal-hal teknis ataupun nonteknis di lapangan,” jelasnya.
Sebelum memberikan pengetahuan dasar Water Rescue, personel Satpolairud Polres Lingga memberikan teori cara-cara pertolongan pertama saat kecelakaan di sungai dan laut.
Anggota Saka diberikan contoh cara mengangkat korban keluar dari air, pengecekan pernapasan korban, melakukan resusitasi jantung paru (RJP), dan Cardiopulmonary Resuscitation (CPR).
Anggota Pramuka Saka Bhayangkara Polres Lingga juga diperkenalkan kepada Kapal XXXI-1009 milik Ditpolairud Polda Kepulauan Riau yang sedang berpatroli di wilayah Polres Lingga.
Penulis: Arifandy
Editor: Andri












