Tanjungpinang, mejaredaksi – Sat Lantas Polresta Tanjungpinang bersama Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bagi sopir truk di Tanjungpinang dalam rangka Operasi Keselamatan Seligi 2025, Selasa (19/2/2025).
Sosialisasi ini menyoroti bahaya kelebihan muatan (overload) yang kerap menjadi penyebab kecelakaan di jalan raya.
Kasubnit 1 Kamsel Sat Lantas Polresta Tanjungpinang, Ipda Endrian, menegaskan bahwa overload pada kendaraan berat dapat meningkatkan risiko kecelakaan akibat rem blong, sulit dikendalikan, dan berpotensi merusak infrastruktur jalan.
“Sopir truk harus memastikan muatan tidak melebihi kapasitas kendaraan. Overload dapat membahayakan tidak hanya pengemudi, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” kata Ipda Endrian.
Selain itu, petugas juga mengimbau para sopir untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi serta mematuhi batas kecepatan agar keselamatan lalu lintas tetap terjaga.
“Kami harap sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran sopir truk mengenai pentingnya keselamatan berkendara, termasuk menghindari muatan berlebih yang bisa berujung pada kecelakaan fatal,” tambahnya.
Operasi Keselamatan Seligi 2025 yang berlangsung dari 10 hingga 23 Februari 2025 ini bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Kota Tanjungpinang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas akibat overload dapat ditekan secara signifikan.
Penulis/Editor: Panca






