
Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad meresmikan penyelesaian proyek penataan kawasan Jalan Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Kota Tanjungpinang, Sabtu (30/12/2023) pagi. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti.
Acara peresmian yang berlangsung di Gerbang Bandara diawali dengan senam sehat bersama ratusan warga dan dihibur oleh penyanyi Sallsa Bintan asal Bandung. Juga digelar pembagian doorprize.
Pekerjaan ini, senilai Rp10,5 miliar, merupakan tahap kedua yang melibatkan peningkatan jalan dan lampu-lampu Bandara RHF. Tahun sebelumnya, fokus proyek adalah revitalisasi pedestrian dan median jalan di sekitar bandara.
Gubernur Ansar Ahmad menyatakan rencananya untuk melanjutkan penataan kawasan ini pada tahun 2024, dengan penambahan fasilitas parkir yang lebih memadai.
“Kita ingin menjadikan Bandara RHF sebagai ikon yang dapat dibanggakan sebagai pintu masuk ibu kota provinsi. Tahun depan, kita akan menambah fasilitas parkir yang lebih baik, dan menata lampu-lampunya di sekitar bandara,” kata Gubernur Ansar.
Selain peningkatan infrastruktur, kawasan ini juga dihiasi dengan 60 pohon bunga sakura, bunga tanjung, dan pohon pinang sebagai simbol identitas Tanjungpinang.
“Saya sudah tugaskan Dinas Pertanian jangan lengah, pelihara itu betul-betul pupuknya dijaga supaya nanti ini jadi kawasan Sakura seperti di kijang. Kiri kanan kita tanam pohon pinang dan pohon bunga tanjung, supaya ada identitas Tanjungpinangnya” katanya
Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada DPRD Provinsi Kepri dan semua pihak terkait yang turut mendukung pembangunan ini. Dia berharap Tanjungpinang dapat menjadi kota kecil yang indah, rapi, dan diinginkan oleh banyak orang.
Sebagai pesan akhir, Gubernur Ansar mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pemilu serentak yang akan datang, menekankan bahwa Indonesia telah berhasil membangun daya saing infrastrukturnya di mata dunia.
Menurutnya, capaian tersebut tercermin dalam peningkatan peringkat Indonesia di Global Competitiveness Index, naik 10 poin menjadi urutan ke-34, serta peringkat perkembangan performa ekonomi yang kini berada di urutan ke-29.
Penulis/Editor: Panca












