Tanjungpinang, mejaredaksi – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, membuka peluang besar bagi investor swasta untuk membangun Jembatan Batam-Bintan (Babin) secara menyeluruh.
“Ya kita komunikasi terus ke pemerintah pusat. Kemarin kita bawa satu dua orang pengusaha ke Dirjen Pembiayaan,” katanya, Selasa (14/4/2026).
Ia menegaskan, pemerintah daerah siap mendorong pembangunan jika ada investor yang mampu merealisasikan proyek tersebut dengan skema pembiayaan jangka panjang.
“Kalau ada yang mau bangun menyeluruh swasta dengan jangka panjang, dengan tarif tol yang mungkin bisa memenuhi, ya kita dorong supaya dibangun saja oleh swasta penuh,” ujarnya.
Ia juga menyebut adanya investor yang ingin terlibat sejak tahap awal, termasuk dalam penyusunan desain proyek.
“Ada yang menyarankan, oke kami coba dulukan, tapi kami mau desainnya kami yang buat,” katanya.
Ia menyambut positif hal tersebut dan menilai keterlibatan penuh investor justru dapat mempercepat realisasi pembangunan.
“Ya baguslah, dari nol mereka buat desain sampai membangunnya,” tambahnya.
Selain itu, Pemprov Kepri juga tengah mengkaji kemungkinan pemberian kompensasi untuk meningkatkan daya tarik investasi.
“Kalau ada peluang-peluang kompensasi kan kita bisa kasih kawasan industri, itu sedang kami bahas ke pak Wagub,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengakui belum dapat menetapkan target waktu pembangunan karena kondisi yang masih dinamis.
“Kalau target belum bisa kita targetkan kalau situasi seperti ini,” pungkasnya.












