Hati-hati Telepon Mengaku Petugas IKD, Warga Tanjungpinang Nyaris Jadi Korban

Tanjungpinang, mejaredaksi – Upaya penipuan dengan modus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kembali meresahkan warga Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Pelaku menyasar masyarakat dengan mengaku sebagai petugas kecamatan maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), lalu meminta data pribadi korban.

Sedikitnya tiga warga dilaporkan nyaris menjadi korban dalam satu hari. Para pelaku menghubungi korban melalui sambungan telepon atau aplikasi pesan instan dengan dalih proses aktivasi IKD. Setelah korban mengikuti arahan, pelaku berupaya menguasai akses e-mail hingga layanan mobile banking di ponsel korban.

Camat Tanjungpinang Timur, Saparilis, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut, laporan tidak hanya datang dari korban yang hampir tertipu, tetapi juga dari warga yang curiga dan datang langsung ke kantor kecamatan untuk memastikan identitas petugas yang menghubungi mereka.

“Dalam satu hari, ada tiga orang yang melapor. Modusnya mengatasnamakan petugas kecamatan dan Disdukcapil,” kata Saparilis, Senin (29/12/2025).

Kepala Disdukcapil Tanjungpinang, Wan Samsi, menegaskan bahwa pelaku yang menghubungi warga sama sekali bukan petugas resmi. Ia menyebut, praktik penipuan dengan mengatasnamakan aktivasi IKD memang sedang marak di berbagai daerah.

“Perlu kami tegaskan, aktivasi IKD tidak pernah dilakukan lewat telepon atau WhatsApp. Prosesnya hanya bisa dilakukan langsung di Kantor Disdukcapil,” tegasnya.

Disdukcapil pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah memberikan data pribadi kepada pihak yang mengaku sebagai petugas. Jika ragu, warga diminta segera melakukan konfirmasi langsung ke kantor resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *