Jadwal Penerbangan Berkurang, Bandara RHF Tanjungpinang Diprediksi Alami Penurunan Pemudik

Tanjungpinang, mejaredaksi – Jumlah pemudik yang menggunakan layanan udara di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang selama masa mudik Lebaran Idul Fitri 2025 diprediksi mengalami penurunan. Hal ini terjadi akibat pengurangan frekuensi penerbangan oleh sejumlah maskapai.

Executive General Manager Bandara RHF, Agung Brahmantyo, mengungkapkan bahwa maskapai Garuda Indonesia dan Citilink telah mengurangi jadwal penerbangan mereka.

Garuda yang biasanya melayani penerbangan setiap hari, kini hanya empat kali sepekan. Sementara itu, Citilink yang sebelumnya terbang tujuh kali sepekan, kini hanya tiga kali.

“Kalau Garuda yang biasanya setiap hari menjadi empat kali saja. Sementara Citilink yang biasanya tujuh kali, menjadi tiga kali,” ujar Agung, Jumat (14/3/2025).

Penurunan jumlah penerbangan ini berdampak langsung pada jumlah pemudik yang berangkat dari Bandara RHF. Pihak bandara memprediksi terjadi penurunan sekitar 27 persen dibandingkan tahun 2024.

Agung menambahkan bahwa meskipun terdapat kebijakan pemotongan harga tiket pesawat saat mudik, dampaknya terhadap peningkatan jumlah penumpang diperkirakan tidak signifikan. Hal ini disebabkan keterbatasan jumlah penerbangan yang tersedia.

“Tapi harapan kita (pemotongan harga tiket) bisa menambah penumpang yang bepergian. Prediksi kita memang menurun 27 persen,” tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan frekuensi penerbangan akan kembali normal. Beberapa pesawat masih dalam tahap perbaikan dan pemeliharaan, sementara lainnya dialihkan untuk melayani rute di bandara lain.

“Karena ada beberapa pesawat yang dilakukan perbaikan, begitu juga dengan Garuda, masih melakukan rotasi pesawat,” pungkasnya.

Penulis: Ismail      |       Editor: Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *