
Tanjungpinang, mejaredaksi – Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan menyalurkan insentif kepasa 341 petugas kebersihan. Insentif yang disalurkan itu untuk bulan Oktober hingga Desember 2023.
Hasan menyampaikan, perbulannya para petugas kebersihan di Tanjungpinang mendapatkan insentif sebesar Rp.300 ribu per orang.
“Rp.300 ribu per orang. Insentif akan berjalan sampai 2024, nilainya tetap Rp.300 ribu,” ujar Hasan, Sabtu (23/12).
Hasan menyampaikan, menaikan insentif untuk petugas kebersihan ini bukan hal yang mudah. Sebab, Pemko Tanjungpinang perlu melihat kekuatan APBD terlebih dahulu.
Namun, insentif ini kemungkinan bisa naik, jika semua OPD bergerak, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (APD) Tanjungpinang.
“Mungkin naik, kalau semua gerak, seperti meningkatkan potensi PAD, retribusi kita gali semua. Potensi PAD kita besar, kalau kita mau gali,” ungkapnya.
Selain itu, Hasan juga mengumumkan pemenang Lomba Kebersihan untuk sekolah dan Kelurahan.
Ada tiga kelurahan yang mendapatkan bendera hitam, karena masuk dalam katagori sedang atau belum bersih.
“Sebenarnya bukan kotor, katagori sedang. Hanya bentuk apresiasi kita, agar mereka lebih semangat lagi,” sebutnya.
Lomba ini merupakan bentuk partisipasi bersama, untuk mendorong agar Kota Tanjungpinang semakin bersih.
“Memang tidak mudah, tapi saya terimakasih kepada semua Camat dan Lurah. Nantinya, secara pelan Kota Tanjungpinang bersih,” kata Hasan.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjungpinang, Riono mengatakan bahwa anggaran untuk membayar insentif 341 petugas kebersihan itu senilai Rp. 306 juta lebih.
“Kelurahan bersih Rp.182 juta, petugas kebersihan insentif 300, itu sumbernya APBD Perubahan,” tambah Riono
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful






