
Karimun, mejaredaksi – Polres Karimun melakukan identifikasi dengan menelusuri kebenaran terkait beredarnya pesan berantai aksi pembegalan yang terjadi di dua lokasi di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Gideon Karo Sekali mengatakan, pihaknya belum menerima laporan terkait kejadian itu.
“Kami belum ada menerima laporan apapun dari korban, jika benar seharusnya sudah ada laporan juga yang masuk,” kata Gidion, Jumat (10/11/2023).
Meski belum ada laporan, pihak kepolisian akan melakukan identifikasi dengan menelusuri penyebaran pesan berantai pembegala yang beredar di media sosial pada Kamis (9/11/2023) malam.
“Kami sudah mendapatkan informasi dan menelusuri kebenarannya. Masih kami identifikasi siapa yang punya percakapan dan menyebarkan,” sebutnya.
Sebelumnya beredar pesan berantai di media sosial yang membuat heboh masyarakat di Karimun.
Isi dari pesan tersebut “Assalamu’alaikum selamat malam semuanya. Untuk rekan lebih hati-hati melalui jalan roro. Malam semalam jam 11 tetangga saya dua orang dibegal, pelaku seramai 4 orang. Hape duet habis kunci motor di buang ke semak-semak. Pagi baru mereka bisa pulang. Infokan ke keluarga dan teman-teman.”
Kemudian pesan lainnya berbunyi “Telah terjadi pembegalan di daerah kuburan cina bukit tembak. Bagi bapak ibuk kiranya lebih berhati hati didalam perjalanan, lewat ditempat yang ramai saja kalau pulang tengah malam.”
Kedua pesan tersebut banyak diteruskan melalui aplikasi WhatsApp, baik pribadi ataupun di grup-grup.
Kepada masyarakat Gideon mengingatkan agar berhati-hati menerima dan diharapkan lebih memilah informasi.
“Tentunya harus cek kebenarannya. Meski demikian, masyarakat tentunya kami minta selalu hati-hati dan waspada. Jika terjadi tindak kejahatan segera melapor ke kepolisian terdekat,” pesannya.
Penulis; Putra
Editor: Panca












