
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan mengumpulkan semua distributor bahan pokok, yang ada di wilayah setempat.
Bersama Pemko, para distributor tersebut nantinya akan membahas harga kebutuhan pokok, yang diduga menjadi penyebab inflasi.
Penjabat (Pj) Walikota Tanjungpinang, Hasan mengatakan kenaikan harga bahan pokok memang kerap terjadi saat jelang ramadan dan hari raya idul fitri.
Saat ini, kata Hasan OPD terkait telah turun ke lapangan, untuk mencari tau penyebab kenaikan harga bahan pokok di Tanjungpinang.
“Hari ini dicek ke distributor oleh Disdagin, kita tengok fluktuasi soal harga cabai dan bawang. Kita antisipasi terkait kenaikan harga telur,” kata Hasan, Kamis (7/3).
Menurut Hasan, kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat meningkat jelang ramadan. Sehingga, bahan pokok seperti telur, beras sampai daging pasti akan mengalami kenaikan.
“Makanya distributor kita dudukan dulu hari ini, salah satu upaya kita mengendalikan harga,” tegasnya.
Hasan mengakui, kenaikan harga bahan pokok memang sulit dihindari. Namun, ia meminta kepada pedagang dan distributor untuk tidak menaikan harga yang tinggi.
Ia juga menegaskan, para distributor harus menginformasikan kepada Pemerintah, jika mau menaikkan harga. “Mereka harus lapor ke kita berapa sih modalnya dan harga jual,” tegasnya.
Hasan menambahkan, harga komoditas harus dikontrol, jangan sampai semuanya mengalami kenaikan tampa alasan yang masuk akal.
“Yang paling kita tekankan itu adalah mereka harus menyampaikan ke kita terkait harga jualnya. Kita harus intervensi juga,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Andri






