Pencurian di BUMD Tanjungpinang, Kasat Reskrim : Kami Terkendala Tidak Adanya CCTV

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra,f : ist

Tanjungpinang, MR – Satreskrim Polres Tanjungpinang, masih menyelidiki terkait dibobolnya Kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) pada Selasa (2/2/2021) kemarin.

Kasatreskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra mengakui pihaknya terkendala dalam mengungkap kasus tersebut. Kata dia, karena tidak adanya satupun kamera pengintai (CCTV) di Kantor PT TMB.

“Masih kita selidiki, kendala dilapangan CCTV tidak ada. Namun, TKP sendiri sudah kita olah,” ujar AKP Rio, Sabtu (6/2/2021) siang.

Dirinya mengatakan, pihak Kepolisian masih mendalami kasus tersebut dari keterangan 3 orang saksi yang sudah diperiksa. Termasuk yang menemukan kantor tersebut pertama kali dalam keadaan terbuka.

Kata Rio, hilangnya sejumlah barang penting yang raib dibuat maling itu masih simpang siur. Maka itu, pihaknya juga menyelidiki, apakah pencurian tersebut ada kaitan hubungan dengan kasus yang ditangani Kejari Tanjungpinang.

“Karena masih simpang siur, ada yang laptop dokument, dokument seperti apa yang hilang, kita juga cek, apa ada hubungan dengan kasus yang ditangani Kejari. Dan apakag murni pencurian, atau hanya sabitase, kita belum bsa katakan secara pasti,” tukasnya.

Sebelumnya, Pada Selasa (2/2/21) terjadi kemalingan di Kantor BUMD itu diketahui setelah salah seorang karyawan yang datang pagi hari sekira Pukul 07.50 WIb melihat ada pintu terbuka, dan langsung mengecek semua.

“Yang diobrak abrik lantai 3, ruangan Direktur Utama (Dirut),” ujar Direktur BUMD Tanjungpinang, Irwandi, saat dikonfirmasi media.

Ia mengatakan, bukan hanya ruangan Dirut yang diobrak abrik, maling tersebut juga mencoba masuk kedalam ruangannya (ruang direktur) namun tidak berhasil masuk, hanya saja ada bekas congkelan.

“Alhamdulillah gak bisa masuk dia (maling) kedalam ruangan saya, tapi ada bekas congkelan dipintu masuk,” ucap Irwandi.

Selain dilantai 3, pelaku juga mencoba masuk kelantai 2, dan lantai satu yaitu ruangan bagian keuangan. Kata Irwandi, maling berhasil membawa kabur dua laptop yang berada didalam ruangan keuangan.

“Yang baru terdeteksi yaitu laptop Kepala Divisi (Kadiv) keuangan, dan laptop salah satu bagian akutansi, dua laptop itu yang diambil maling,” tambahnya.

Irwandi belum tau apa motif dari pelaku maling tersebut, namun dirinya heran, kenapa yang diambil maling tersebut hanya berkas dan laptop, padahal kata dia masih banyak barang barang elektronik berharga lainnya.

“Aneh saja, padahal komputer kamera (barang berharga) malah tidak hilang. Yang hilang malah berkas di keuangan, kwitansi belum tau,” herannya.

Disinggung kemalingan tersebut berkaitan dengan kasus atau perkara yang sedang dilakukan penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari), Irwandi tidak mau menduga ada berkaitan dengan perkara tersebut.

“Kita juga tidak bisa menduga apakah ada keterkaitan dengan masalah kemarin. Biarlah pihak berwajib yang menentukan,” ujarnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *