
Tanjungpinang, MR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tanjungpinang berupaya meningkatkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan meningkatkan kemampuan pelaku usaha kuliner dan pegiat media sosial.
Pelatihan digelar Disbudpar ini dilaksanakan selama tiga hari, 6-8 Maret 2023 di Hotel Aston, Tanjugpinang.
Sebanyak 70 peserta dilibatkan. Terdiri dari 40 orang dari sub sektor kuliner, dan 30 orang pegiat sosial.
Kepala Disbudpar Tanjungpinang, Muhammad Nazri menyampaikan, pelatihan dilaksanakan guna mendorong peningkatan ekonomi masyarakat sekaligus berkontribusi memajukan pariwisata di ibukota Provinsi Kepri.
“Mudah-mudahan, peserta kuliner nantinya mampu menciptakan inovasi baru dalam mengangkat kearifan lokal yang baik dan higienis,” ungkapnya.
Begitu pula pegiat media sosial yang diharapkan semakin terampil dalam pembuatan konten dan menjalankan digital marketing, termasuk dapat mempromosikan pariwisata Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang Rahma yang membuka kegiatan berharap pelatihan ini akan munculkan inovasi dan kreatifitas dengan memberikan sajian yang sehat dan berkualitas serta menarik bagi wisatawan.
Demikian pegiat media sosial dapat mengoptimalkan konten yang menyajikan informasi mengenai potensi pariwisata yang ada di kota Tanjungpinang.
“Sehingga nanti, Tanjungpinang semakin terkenal dan dikunjungi wisatawan,” ujar Rahma.
Menurut Rahma, Pemerintah Kota Tanjungpinang berupaya meningkatkan sektor pariwisata dari hulu sampai hilir. Ini sekaligus sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
“Upaya peningkatan ekonomi tidak hanya oleh Disdagin, Dinas Tenaga Kerja, dan DP3APM saja. Tapi juga Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” imbuhnya.
Terakhir Rahma berpesan agar peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga bisa membawa perubahan menuju Tanjungpinang yang lebih baik.
Penulis/ Editor : Andri












