Kesaksian Warga Selamat dari Longsor Serasan: “Dalam Hitungan Detik Tanah Bergulung Menyapu Perkampungan”

Syamsudin memutuskan ikut. Ia dan tiga warga lain segera menyusul lelaki pemberi kabar yang memilih berjalan duluan. Sedangkan Wawan Setiawan dan warga lainnya memilih tinggal.

Belum lama berjalan, Syamsudin mendengar suara bergemuruh dari arah bukit.

“Suaranya sangat kuat. Saya kira suara pesawat jatuh,” ujar Syamsudin, Selasa (7/3/2023).

Dialihkannya pandangan ke belakang. Mata Syamsudin seketika terbelalak. Tanah tebing bukit nampak bergerak, lalu dengan cepat bergulung turun.

Ia sempat melihat material tanah longsor menyapu pohon dan rumah-rumah warga.

Lekas saja Syamsudin bersama empat temannya berlari. Kencang sekencang-kencangnya. Ia menyadari material tanah longsor deras menuju ke arah mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *