Tanjungpinang, mejaredaksi – Aksi pencurian sepeda motor di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, kembali menjadi perhatian. Dalam satu hari, sedikitnya lima unit sepeda motor dilaporkan hilang dari sejumlah lokasi berbeda di ibu kota Provinsi Kepri tersebut.
Merespons laporan warga, Polresta Tanjungpinang langsung meningkatkan patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap laporan kehilangan tersebut untuk mengungkap pelaku yang diduga beraksi secara terorganisir.
“Laporan dari masyarakat masih kami dalami. Personel Polresta maupun polsek jajaran juga sudah diperintahkan meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam yang dianggap rawan,” ujar Indra, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, patroli rutin tersebut tidak hanya difokuskan pada pencegahan curanmor, tetapi juga untuk mengantisipasi berbagai tindak kriminal lain seperti pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan.
Selain itu, kepolisian juga menerima keluhan masyarakat terkait maraknya aksi balap liar yang kerap terjadi menjelang waktu sahur selama bulan Ramadan.
“Menjelang sahur balap liar masih sering terjadi. Kami terus melakukan pengawasan agar situasi di Tanjungpinang tetap aman dan kondusif,” katanya.
Menjelang libur Lebaran, Polresta Tanjungpinang juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kejahatan, termasuk dengan meningkatkan keamanan kendaraan pribadi.
Indra mengimbau warga menggunakan kunci ganda serta memarkir kendaraan di tempat yang aman untuk mempersempit peluang pelaku kejahatan.
“Salah satunya gunakan kunci ganda dan parkir di tempat yang aman,” pungkasnya.











