Bintan, mejaredaksi – Polda Kepulauan Riau (Kepri) berkomitmen serius dalam menjaga iklim investasi dan keamanan di kawasan strategis nasional. Hal ini dibuktikan dengan peninjauan langsung Pos Terpadu Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Bintan, yang kesiapannya kini semakin diperkuat.
Peninjauan yang berlangsung pada Sabtu (4/10/2025) ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Anom Wibowo, Rombongan pejabat utama Polda Kepri, Kapolres dan Wakapolres Bintan, serta perwakilan dari PT Bintan Alumina Indonesia (BAI).
Pos Pengamanan Terpadu KEK Galang Batang ini berdiri megah di atas lahan seluas 2.800 meter persegi yang dirancang untuk mendukung operasional kepolisian secara menyeluruh.
Bangunan utama terdiri dari tiga blok dengan total 20 ruangan kantor, 6 toilet, 2 ruang sel tahanan, 1 toilet tahanan, dan bahkan 1 aula pertemuan yang besar.
Selain itu, Pos ini juga dilengkapi dengan Gedung Asrama yang memiliki 17 kamar tidur dan 10 toilet, menjamin kesiapan personel yang bertugas 24 jam. Fasilitas pendukung lainnya seperti mushola, kantin, dan area parkir terpisah juga telah tersedia.
Wakapolda Kepri, Brigjen Anom Wibowo, menekankan bahwa hadirnya Pos Terpadu ini adalah wujud nyata sinergi antara Polri dengan pengelola kawasan industri.
“Dengan kesiapan infrastruktur yang memadai ini, Polda Kepri berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan investasi dan kegiatan industri yang produktif serta aman di wilayah hukum Kepri,” ujar Brigjen Anom.
Pembangunan Pos Pengamanan Terpadu ini bukan sekadar bangunan, melainkan langkah strategis Polda Kepri untuk Memperkuat pengawasan kawasan industri strategis nasional, Mempercepat respon terhadap potensi gangguan keamanan serta Meningkatkan pelayanan kepolisian di KEK Galang Batang.
Melalui kehadiran Pos Terpadu ini, Polda Kepri menegaskan komitmennya untuk hadir, memberikan rasa aman, dan mendukung penuh kemajuan ekonomi daerah menuju Kepri yang maju, produktif, dan berdaya saing.










