
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pengendara yang melintasi pertigaan Jalan Ahmad Yani dan Sungai carang merasa khawatir, dengan simpang yang rawan kecelakaan, lantaran tidak ada rambu lalu-lintas.
Salah seorang warga sekitar, Ratna mengatakan bahwa pertigaan antara Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sungai Jang itu setiap hari ramai dilintasi pengendara. Apalagi waktu jam pulang kerja.
Ratna mengatakan, di pertigaan ini memang kerap terjadi kecelakaan. Baik melibatkan kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Di sini sering kecelakaan, apalagi sore pas jalanan lagi padat saat jam pulang kerja,” kata Ratna, Selasa (4/6).
Ratna yang kerap melintasi pertigaan itu pun harus was-was. Sebab, di jalan tersebut kecelakan terjadi pada pagi, siang dan malam.
“Dulu ada korban orang tua yang meninggal, ada anak sekolahan juga ada yang meninggal. Pokonya tak terhitunglah,” ungkap Ratna.
Seringnya terjadi kecelakaan lalu-lintas, menurut Ratna pihak terkait perlu memasang rambu-rambu di simpang tiga tersebut. Terlebih lagi, di kawasan tersebut terdapat sekolah.
“Harusnya ada rambu-rambu, lampu kuning aja tanda harus pelan. Dari dulu sejak 1994 tinggal di sini bentuk jalannya gitu aja, nggak pernah dipasang lampu lalu lintas,” tambahnya.
Sementara menurut pengendara, Mamen menyampaikan bahwa simpang tiga itu memang kerap terjadi kecelakaan.
“Di sini rawan kecelakaan, kendaraan selalu ramai dari Sungai Jang,” tambahnya.
Menurutnya, Dinas terkait dapat harus peka dalam kondisi jalan yang memerlukan lampu lalu lintas.
“Selama ini Dishubnya kemana aja, masak nggak tahu di sini rawan kecelakaan,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful












