Bintan, mejaredaksi – Perayaan Imlek yang seharusnya penuh sukacita berubah jadi mimpi buruk bagi seorang warga Kampung Budi Mulya, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan. Seorang wanita berinisial A harus merelakan uang angpao milik anak-anaknya raib digondol maling saat rumahnya dalam keadaan kosong.
Peristiwa itu terjadi ketika korban tengah merayakan Imlek di rumah kerabat. Namun sepulang dari kunjungan, ia mendapati kondisi kamar sudah tak seperti semula. Uang angpao yang sebelumnya disimpan rapi di dalam kamar mendadak hilang.
Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Bintan Timur. Kanit Reskrim, Iptu Yofi Akbar, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan pihaknya tengah melakukan penyelidikan.
“Laporan sudah kami terima. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Menurut keterangan korban, uang yang hilang merupakan angpao milik anak-anaknya saat perayaan Imlek. Meski belum bisa memastikan jumlah pasti kerugian, berdasarkan keterangan keluarga, nominalnya diperkirakan di bawah Rp10 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga agar lebih waspada, terutama saat meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama untuk merayakan hari besar keagamaan.
“Kami mengimbau masyarakat memastikan rumah dalam keadaan terkunci dan tidak menyimpan barang berharga di tempat yang mudah dijangkau. Pastikan keamanan sebelum bepergian,” tambah Yofi.
Kasus pencurian rumah kosong kerap meningkat saat momen libur panjang atau perayaan hari besar. Karena itu, polisi meminta warga saling peduli dengan lingkungan sekitar.






