
Anambas, mejaredaksi – Polres Kepulauan Anambas, mengungkap jumlah penumpang korban tragedi tenggelamnya KM Samarinda bertambah dari laporan awal. Berdasarkan data terakhir, total penumpang dalam tragedi naas, Jumat (26/7/2024) kemarin berjumlah 57 orang.
Sebelumnya, Tim SAR gabungan mendata jumlah korban tragedi kapal tenggelam tersebut berjumlah 42 penumpang, terdiri dari Nahkoda dan ABK, serta 40 penumpang.
“Hingga saat ini jumlah korban yang telah diketahui berjumlah sekitar 57 orang. Rinciannya, 27 orang dirawat di rumah sakit. 20 orang di RSUD Palmatak dan 7 orang di RSUD Tarempa. Korban meninggal dunia sebanyak 3 orang, sementara 27 orang lainnya telah kembali ke rumah,” jelas Kapolres Anambas, AKBP Apri Fajar Hermanto, Senin (29/7/2024).
Berita terkait: 3 Penumpang Tewas dan 22 Dirawat dalam Insiden Tenggelamnya KM Samarinda di Anambas
Lebih lanjut Kpaolres mengungkapkan, Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kepulauan Anambas bersama masyarakat setempat berhasil mengevakuasi bangkai KM Samarinda pada Sabtu, 27 Juli 2024.
Proses evakuasi menggunakan pompong milik seorang warga. Kapal tersebut ditarik dari perairan Butun menuju pelabuhan Desa Tarempa Barat.
“Dalam evakuasi tersebut ditemukan dua unit kendaraan roda dua. Barang-barang milik korban KM Samarinda yang telah dievakuasi, kini diamankan di Polsek Siantan,” tambahnya.
Atas kejadian itu, AKBP Apri juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam mewakili keluarga besar Polres Kepulauan Anambas.
“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan keikhlasan, kesabaran, dan ketabahan,” tutupnya.
Penulis/Editor: Syaiful












