
Tanjungpinang Mejaredaksi – 11 Partai Politik (Parpol) mengusung pasangan Ansar Ahmad – Nyanyang Harris Pratamura sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan RiAu Periode 2025-2030.
Deklarasi dukungan mengusung pasangan dengan tagline Sayang (Sahabat Ansar Ayang Menang) digelar di Grand Ballroom Hotel CK Tanjungpinang.
Selain pengurus Parpol pebgusung, deklarasi dihadiri ribuan simpatisan dan pendukung.
Pasangan Ansar-Nyanyang diusung 11 partai politik, yaitu Partai Golkar, Gerindra, Demokrat, Perindo, PAN, PKB, PKS, PPP, Gelora, Ummat, dan Prima.
Deklarasi dibacakan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kepri Ahmad Ma’ruf bersama Ketua dan Sekretaris Parpol pengusung.
“Kita sepakati jargon kami adalah Sahabat Ansar-Nyanyang atau yang disingkat Sayang,” kata Ansar dalam sambutannya disambut riuh para pendukung.
Dalam kesempatan ini Ansar bersama Nyanyang didampingi istri masing-masing menyampaikan terimakasih kepada para simpatisan dan pengusung dan memohon doa untuk kemenangan Sayang.
Mendapat Dukungan 32 Kursi DPRD

Dalam kesempatan ini, Ansar menyampaikan adanya dukungan mayoritas Kursi DPRD Kepri.
“Dari komposisi 45 kursi di DPRD Kepri, kita didukung 32 kursi atau 70 persen. Selain itu, kita juga didukung sejumlah partai nonparlemen,” ujar Ansar.
Ansar menyatakan ini menjadi modal keberlangsungan pembangunan jika dirinya kembali diberi amanat memimpin Kepri.
Ansar optimistis “Sayang” dapat melanjutkan berbagai program yang direncanakan dalam visi-misi akan lebih mudah diimplementasikan karena didukung mayoritas kursi DPRD Kepri.
“Apalagi kita didukung partai yang memenangkan Presiden Prabowo Subianto yaitu Gerindra,” tambah Ansar.
Dukungan Gerindra ditegaskan Ansar penting untuk mendapatkan kucuran anggaran pusat.
“Sebab membangun Kepri dengan 2.408 bukan perkara mudah dan membutuhkan anggaran sangat besar,” tambah Ansar.
Dengan dukungan Gerindra itu pula lanjut Ansar, akan lebih mudah bagi pihaknya mengakses dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat guna mendapatkan anggaran lebih besar dari yang diperoleh pada masa kepemimpinannya sebelumnya.
Ansar juga yakin “Sayang” dapat menjadikan Kepri sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi dan memakmurkan masyarakat di seluruh penjuru pulau dari waktu ke waktu.
“Beberapa program strategis ke depan akan kita lanjutkan dan kembangkan apabila kami ditakdirkan menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri periode 2025-2030,” ucap Ansar.
Sementara, Calon Wakil Gubernur Nyanyang berharap setelah deklarasi ini, seluruh partai pengusung dapat mengenalkan pasangan “Sayang” ke seluruh dewan pimpinan cabang (DPC), pimpinan anak cabang (PAC), hingga pengurus ranting partai.
Ia menyebut jargon “Sayang” adalah motto bagaimana menyayangi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Ketua DPC Gerindra Batam yang dua kali menduduki kursi parlemen ini mengaku diperintahkan oleh pimpinan untuk maju di Pilkada 2024 sebagai calon Wakil Gubernur Kepri dengan harapan membawa perubahan yang lebih maju.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat di Kepri yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS 27 November 2024 mendatang.
“Saya bersama Pak Ansar akan melanjutkan program strategis yang telah dilaksanakan,” tegasnya.(*)
Penulis / Editor: Andri











