
Karimun, MR – Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat kurang mampu yang terkonfirmasi Covid-19 dan Meninggal Dunia karena Covid-19, kembali diluncurkan oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad di Kabupaten Karimun, Selasa (10/8/2021).
Gubernur Kepri Ansar Ahmad, menyerahkan bantuan sosial (bansos) untuk 29 keluarga tidak mampu terkonfirmasi Covid-19 dan meninggal dunia karena Covid-19 di Provinsi Kepri di Gedung Nasional, Kabupaten Karimun.
“Karena Pemerintah Provinsi Kepri harus memberikan perhatian kepada masyarakat terutama setelah PPKM level 4 daya beli masyarakat ikut menurun,” ungkap Ansar.
Ansar menjelaskan bahwa Pemprov bersama dengan DPRD Provinsi Kepri telah menyusun tiga program besar dalam mengahadapi pandemi Covid-19 di Kepri. Tiga program besar tersebut adalah yang pertama Penanganan penyebaran virus Covid-19 dan perawatan pasien Covid-19, yang kedua Perlindungan sosial, dan yang ketiga adalah percepatan pemulihan ekonomi.
“Bantuan sosial yang hari ini diluncurkan termasuk dalam program yang kedua, saya berterima kasih kepada teman-teman DPRD yang memberikan dukungan penuh terhadap program bantuan sosial,” jelas Ansar.
Dilanjutkan Ansar, alasan bantuan sosial ini berupa uang tunai adalah supaya peredaran uang di masyarakat meningkat. Karena apabila diberikan dalam bentuk sembako harus melewati proses yang panjang seperti lelang dan penunjukan toko sembako.
Bantuan sosial yang diharapkan digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan hidup sehari-hari selama keluarga tersebut menjalani isolasi. Ansar mengintruksikan Pemkab Karimun apabila keluarga yang sesuai kriteria terkonfirmasi positif Covid-19, maka langsung berkoordinasi dengan Dinsos Kepri agar bantuan tunai sosial langsung diberikan kepada keluarga tersebut ketika menjalani isolasi mandiri.
“Jadi ketika mereka isoman, jangan lagi keluar rumah untuk mencari biaya hidup. Karena tanggungan sehari-hari mereka sudah kita tanggung melalui bansos tersebut, ditambah dengan bantuan dari Pemkab Karimun,” tutur Ansar.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengucapkan rasa terima kasihnya atas kepedulian Gubernur Ansar terhadap masyarakat Karimun. Aunur mengatakan saat ini Kabupaten Karimun masih mengalami fluktuasi angka pandemi Covid-19.
“Bentuk perhatian yang bapak Gubernur berikan kepada saudara-saudara kita menjadi pembangkit harapan kami menghadapi pandemi ini,” ucap Aunur.
Aunur juga mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah membantu penanganan pasien Covid-19 dengan membiayai Hotel Gembira sebagai tempat isolasi terpadu. Selain isolasi terpadu, Pemprov Kepri juga membantu membiayai insentif tiga puluh tenaga kesehatan.
Saat ini Pemkab Karimun melalui satgas Covid-19 telah menambah jumlah tempat tidur di RS bagi pasien Covid-19 sebanyak 40 persen. Selain itu juga digunakan gedung Smkn1 dan SMAn1 Karimun sebagai tempat isolasi terpadu dengan jumlah tempat tidur sebanyak 65 buah.
“Harapan dengan adanya bantuan ini maka bisa dengan cepat memberikan dampak yang baik bagi penanganan pandemi Covid-19 di Kepri khususnya Kabupaten Karimun,” jelasnya.
Adapun rincian penerima bansos itu yakni, 4 orang untuk kategori keluarga tidak mampu terkonfirmasi Covid-19 yang dihitung dari 26 Juni – 2 Juli 2021, dan 25 orang ahli waris untuk kategori yang meninggal dunia karena Covid-19 terhitung 8 Juli – 2 Agustus 2021.
Sedangkan, besaran bantuan yang diterima yakni Rp 1 juta untuk kategori keluarga tidak mampu terkonfirmasi Covid-19, dan Rp 3 juta untuk kategori meninggal dunia karena Covid-19. Red









