Gubernur Kepri Apresiasi Kepedulian Pemerintah Pusat pada Kebudayaan Daerah

Menko PMK Muhajir Effendy dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdiskusi di kedai kopi batu 10 Tanjungpinang. Foto: Diskominfao Kepri.

Tanjungpinang, MR – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyelesaikan kunjungan kerjanya ke Tanjungpinang dengan mengadakan diskusi santai bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

Diskusi dikemas dalam acara Coffee Morning yang dilaksanakan Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang, pada Jum’at (22/9/2023).

Dalam acara tersebut, Menko PMK dan Gubernur Kepri membahas berbagai aspek pembangunan manusia dan kebudayaan di provinsi kepulauan ini, yang memiliki potensi besar di sektor-sektor seperti pariwisata, perdagangan, dan industri.

Sebelumnya, pada Kamis (21/9), Menko PMK secara resmi membuka Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Kepulauan Riau dalam rangka perayaan Hari Jadi ke-21 Provinsi Kepri di Pelataran Taman Gurindam Tanjungpinang. Acara ini menampilkan berbagai seni dan budaya khas yang berasal dari Kepulauan Riau.

Selain itu, Menko PMK juga diajak Gubernur Ansar untuk menjelajahi Pulau Penyengat, yang merupakan salah satu situs bersejarah dan budaya yang sangat penting di Kepulauan Riau.

Gubernur Ansar, setelah pertemuan tersebut, mengungkapkan bahwa kunjungan Menko PMK ke Kepulauan Riau adalah bukti nyata dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap kebudayaan yang ada di daerah ini.

“Kehadiran Menko PMK di Kepri sesuai dengan tema perayaan Hari Jadi ke-21 Provinsi Kepri, yaitu ‘Ekonomi Maju untuk Kepri Berbudaya’. Hal ini menunjukkan komitmen Pemerintah Pusat dalam melestarikan budaya lokal di daerah,” ujarnya.

Setelah menyambut Menko PMK dan rombongan, Gubernur Ansar bersama dengan Tim Percepatan Pembangunan dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengantar Menko Muhadjir ke Bandara Raja Haji Fisabilillah untuk kembali ke Jakarta.

Penulis/Editor: Rico Barino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *