Tanjungpinang, mejaredaksi – Program seragam gratis bagi peserta didik baru di SD dan SMP Negeri Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, hingga kini belum terealisasi. Meski sudah memasuki tiga bulan masa sekolah, seragam yang dijanjikan pemerintah masih dalam proses pengerjaan.
Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Tanjungpinang, Novi Perdana Wari, mengatakan bahwa pengadaan seragam gratis tahun 2024 sedang berjalan. Para pelajar nantinya akan menerima dua jenis seragam, yaitu seragam osis dan batik.
“Saat ini sedang dalam proses. Untuk tahun ini, baju seragam batik dan osis,” ujar Novi, Senin (14/10/2024).
Ia menjelaskan bahwa seragam gratis tersebut hanya diperuntukkan bagi pelajar di sekolah negeri. Sedangkan untuk sekolah swasta, hanya seragam batik yang disediakan.
Menurut Novi, keterlambatan ini disebabkan proses negosiasi yang sedang berlangsung antara Dinas Pendidikan Tanjungpinang dan pihak penjahit. Ia pun belum bisa memastikan kapan seragam akan selesai dijahit.
“Masih berproses, kita lagi negosiasi, nanti kita informasikan lagi,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu orang tua murid, Heri, mengatakan bahwa dirinya sangat berharap pada program ini. Meski hanya dua jenis seragam, bantuan tersebut dianggap sangat membantu meringankan beban orang tua.
“Karena mahal kalau kita beli lagi. Untuk sementara ini, kita sudah beli baju osis untuk menunggu seragam gratis,” tuturnya.
Sebelumnya, pengadaan seragam gratis bagi 2.460 murid SD dan 3.058 murid SMP di Tanjungpinang sempat dikabarkan batal akibat defisit anggaran.
Awalnya, anggaran yang disiapkan mencapai Rp3,7 miliar, namun kini direvisi menjadi Rp2,1 miliar untuk dua jenis seragam.
Penulis: Ismail | Editor: Panca












