
Tanjungpinang, mejaredaksi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Tanjungpinang mencatat, setidaknya ada tiga orang warga yang menjadi suspect Demam Berdarah (DBD).
Dinkes Tanjungpinang saat ini tengah memantau kesehatan tiga orang tersebut. Untuk memastikan, apakah mereka positif mengalami DBD atau tidak.
“Suspect DBD ini belum tentu dia terkena DBD, bisa saja hanya demam oleh virus yang biasa. Maka itu akan diperiksa lagi darahnya di laboratorium untuk memastikan,” ujar Elfiani, Selasa (16/1).
Elfiani menerangkan, penyakit DBD ini akan meningkat diwaktu-waktu tertentu. Sepeti saat musim hujan, hingga pancaroba yang terjadi saat ini.
“Dimasa tersebut tentu akan banyak jentik-jentik, yang akan berpotensi berkembangnya sektor penularan DBD melalui nyamuk,” kata Elfiani.
Ia juga meminta kepada warga Tanjungpinang, agar dapat menjaga kebersihan lingkungan. Dikarenakan, 70 persen status kesehatan masyarakat tergantung pada lingkungannya.
“Seperti genangan air yang menjadi tempat perindukan nyamuk, secara tidak sadar ada di sekitar rumah kita dan bisa berpotensi munculnya jentik-jentik. Maka ini yang harus kita diperhatikan,” pungkasnya.
Penulis: Ismail
Editor: Syaiful








