
Tanjungpinang, mejaredaksi – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang membantah adanya isu pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN sebanyak 50 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan isu pemotongan TPP ASN itu tidak benar. Menurutnya, TPP dalam aturan, memang dibayarkan sesuai kemampuan daerah.
“Jika PAD meningkat, bisa saja TPP naik, begitu juga sebaliknya,” ujar Zulhidayat, Kamis (8/2).
Saat ini, Pemko Tanjungpinang tengah mengkaji pembayaran TPP tersebut sesuai kemampuan keuangan daerah. Bahkan, kata Sekda setiap tahunnya TPP selalu ada evaluasi.
“Kalau 50 persen tidak mungkin. Bisa saja turus sesuai hasil kajian,” tambahnya..
Selain itu, TPP ASN di Tanjungpinang sedang dalam proses pembayaran, bahkan kemungkinan sudah ada ASN di beberapa dinas yang telah menerima TPP.
“Saya raya sudah ada yang dibayar di beberapa dinas, minggu depan juga sudah banyak diproses,” kata Zulhidayat.
Sementara itu, Pj Walikota Tanjungpinang, Hasan juga membantah, soal adanya informasi pemotongan TPP ASN. Menurutnya, saat ini TPP ASN masih dibayar penuh sesuai yang telah ditentukan.
“Kalau saya tidak salah semua dibayar full. Nggak ada pemotongan, itu namanya membuat kegaduhan,” tutupnya.
Penulis: Mael
Editor: Andri












