
Tanjungpinang, MR – Polres Tanjungpinang akan menindaklanjuti penyebab kematian Talmon Pandiangan (53) yang ditemukan tak bernyawa di laut Plantar Kampung Kolam Jalan Salam RT 1 RW 11 Kelurahan Sei Jang, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjungpinang.
Panit Opsnal Polsek Bukit Bestari Iptu Bahmet Tavip mengatakan kejadian ini berawal dari informasi Bhabinkamtimas Seijang bahwa ada penemuan mayat yang terapung di TKP.
Atas informasi itu kemudian anggota unit Reskrim Polsek Bukit Bestari bersama Identifikasi langsung turun kelokasi kejadian.
“Penemuan mayat tersebut pertama kali oleh anak-anak saat ingin membuang sampah di sebelah jembatan plantar,” ujar Tavip usai mengevakuasi jenazah di TKP, Jumat (3/12/2021).
Tavip memyampaikan dibantu Tim Identifikasi Satreskrim Polres Tanjungpinang, Babinsa Kodim 0315 Bintan serta TNI AL melakukan evakuasi jenazah korban tersebut.
“Korban ditemukan dengan posisi telungkup mengambang dilaut, berpakaian kaos warna hitam didepannya coklat dan celana pendek hitam,” ujarnya.
Sampai saat ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan ditubuh korban hanya saja dari mulut korban mengeluarkan busa.
Namun Tavip menambahkan sambil menunggu mobil jenazah dari Rumah sakit tiba-tiba datang tiga orang wanita yang mengaku korban adalah suami dari salah satunya.
“Kita buka kantong jenazah dan ibu (Rosa) melihat benar jenazah itu suaminya atas nama Talmon Pandiangan warga Haji Ungar Lorong Raya,” terangnya.
Tavip menyebutkan saat ini jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RS RAT) Tanjungpinang untuk dilakukan visum.
“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan terkait apa penyebab kematian korban,” pungkasnya.
Pantau di Tempat Kejadian Perkara (TKP) terlihat tiga orang wanita yang datang, ternyata ketiga orang wanita itu ternyata istri dan keluarga dari korban.
Ditempat yang sama salah satu keluarganya korban Nurhati Purba meminta istrinya utuk tenang dan untuk pergi melihat ke Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.
Nurhati bercerita bahwa korban pergi dari rumah untuk membeli rokok kewarung dengan berjalani kaki.
“Korban ini memiliki sakit seperti orang ketakutan dan cemas seperti itu, tidak berkerja hanya mengurus anak saja, istrinya yang kerja,” katanya.
Nurhati menyampaikan keluarga mengetahui korban mengapung disini karena tadi pagi keluarga membuat laporan orang hilang ke Mapolres Tanjungpinang.
“Saya dan istrinya tadi ke kantor polisi buat laporan dan polisi mengatakan ada penemuan mayat laki, langsung kesini,” tutupnya. Bar









