PMI Nonprosedural Asal Tanjungpinang Bebas dari Sekapan di Kamboja, Keluarga Harap Pemerintah Bantu Pemulangan

Tanjungpinang, mejaredaksi – Setelah videonya viral, Agung Haryadi, Pekerja Migran Indonesia (PMI) nonprosedural asal Tanjungpinang, berhasil bebas dari sekapan perusahaan/ agen tenaga kerja di Kamboja.

Desi Nasution, ibu Agung, mengungkapkan bahwa anaknya kini dalam kondisi aman setelah melarikan diri saat perusahaan tersebut mencoba memindahkannya ke lokasi lain.

“Agung berhasil kabur saat mobil yang membawanya dari Kota Poipet mengalami kecelakaan di Phnom Penh,” ujar Desi di kediamannya di Senggarang, Tanjungpinang, Minggu (30/12/2024).

Saat ini, Agung ditampung oleh seorang warga Kamboja di Phnom Penh. Desi menyebutkan bahwa tidak hanya Agung, beberapa warga negara Indonesia lainnya juga diselamatkan oleh warga tersebut.

“Anak saya diselamatkan oleh warga Kamboja dan ditampung di rumahnya. Ada juga orang Medan yang mengalami nasib serupa, dijual ke Kamboja oleh sindikat,” tambah Desi.

Meskipun sudah bebas, Desi berharap pemerintah dapat membantu memulangkan Agung ke Indonesia.

“Saya ingin anak saya segera pulang. Kondisinya memang lebih baik sekarang, tapi dia tidak memiliki dokumen paspor. Hal ini bisa menjadi masalah sewaktu-waktu,” ujarnya penuh harap.

Desi juga menyampaikan bahwa Agung kini sudah bisa berkomunikasi dengan keluarga meskipun terbatas.

“Biasanya dia menelepon malam hari, sekitar pukul 10,” pungkasnya.

Berita terkait: Pria Asal Tanjungpinang Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang, Dipaksa Jadi Admin Judi Online di Kamboja

Terpisah, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Budi Santosa mengatakan pihaknya akan melakukan upaya maksimal terhadap kasus yang menimpa Agung Haryadi.

“Sudah jadi atensi. Kita akan kordinasi dengan BP3MI, polisi di Malaysia dan Kamboja. Karena kita tidak mungkin langsung,” ujar Kombes Budi.

Penulis/Editor: Panca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *